Standarisasi Pembuatan Studio Tari Serta Keuntungannya

Posted on 7 views

Hidup dengan cara menggeluti dunia seni kadang menjadi pilihan bagi setiap seniman. Salah satunya adalah dengan cara mendirikan studio tari untuk mewadahi para pecinta tari yang ada didaerahnya. Dengan begitu kecintaan terhadap seni bukan hany sebagai suatu komunitas peguyuban yang mendatangkan banyak saudara, melainkan dapat di jadikan suatu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) apabila berskala kecil bahkan bisa saja menjadi suatu usaha besar bila skalanya nasional atau internasional.

Ketika ada angan untuk mendirikan sebuah studio tari tentunya akan ada beberapa hal yang perlu disiapkan untuk mancapai standarisasi dari pembangunan tersebut. Tentunya juga perlu planning kedepannya untuk menarik perhatian publik, masyarakat setempat, atau bahkan bisa menarik para wisatawan yang berlatar belakang seorang seniman.

Tentang standarisai untuk membangun studio tari tersebut anda bisa melihatnya di Peraturan Mentri (PERMEN) Pariwisata RI Nomor 21 tahun 2015 tentan standarisasi pembangunan usaha studio tari. Hal ini bertujuan agar usaha studio yang dibangun mampu menarik perhatian para seniman lokal lain atau pun para wisatawan. Tentunya hal ini akan menambah pemasukan bagi anda sebagai pemilik studio.

Dari peraturan permen tersebut juga di tentukan tentang hal-hal yang di jadikan syarat untuk mecapai standarisasi, setidaknya ada 4 hal yang harus dimiliki bagi Anda yang ingin mendirikan studio tari. Yakni adalah : sertifikat usaha, pembinaan, penyelenggaraan usaha, serta pengawasan dan sanksi administrasi bagi yang tidak melengkapinya. Sertifikat usaha akan diberikan kepada Anda telah melengkapi persyaratan yang telah ditentukan. Dari persyaratannya sepertinya sedikit rumit deh!! Mungkin itu yang akan mengiang-ngiang dibenak Anda. Namun ketika Anda telah melengkapinya pasti akan mendapatkan keuntungan yang akan memuaskan. Apa saja keuntungannya?

Bisa menerbitkan sertifikat

Tentu setiap usaha tidak akan menghianati hasil. Ketika studio yang Anda bangun punya sertifikat tentunya Anda akan mendapatkan bantuan dari pemerintahan setempat atau instantansi swasta untuk mengembangkannya lagi. Hal ini juga tidak melenceng dari peraturan permen tersebut pada pasal 10. Tidak hanya itu studio yang anda bangun jika sudah mencapai staandarisasi pasti juga akan mempermudah untuk penerbitan sertifikat.

Barang kali di kemudian hari ada seorang penari yang menginginkan sertifikat untuk sebuah rekomendasi-rekomendasi tertentu. Bukankan dengan adanya penerbitan sertifikat pada studio tari tersebut juga akabn menambahkan fee bagi pemiliknya?

Mengembangkan proyeksi

Seperti yang dikatakan pada poin A, bahwa studio tari yang sudah mencapai standarisasi akan mendapatkan bantuan pendanaan dari lembaga, baik pemerintahan ataupun swasta.

Dengan Adanya bantuan pendanaan tersebut Anda bisa mengembangkan studio tersebut agar banyak diminati orang lain. Salah satu hal yang dapat mengembangkannya adalah menambah berbagai fasilitas-fasilitas di dalamnya. Misalnya seperti menambah aksesoris-aksesoris yang berhubungan dengan tari, ataupun aksesoris-aksesoris lainnya meliputi pajangan, gambar penari terkenal (dari penari zaman dulu hingga modern). Atau pula Anda juga bisa menambahkan beberapa Artefak dari para penari kuno, dengan begitu setiap penari yang datang kestudio Anda bukan hanya untuk latihan tari belaka, melainkan juga dapat melaksanakan kajian terhadap dunia tari khususnya pada bidang sejara tari.

Sebagai tempat kajian intelektual

Jika studio Anda telah mencapai standar serta fasilitas lengkap di dalamnya, mulai dari peralatan hingga pernak pernik tari, kemungkinan seiring berjalannya waktu pasti akan menjadi tempat kajian kebudayaan. Tentunya dengan adanya hal tersebut juga akan lebih mendapat sorotan dimata publik sehingga keberadaan studio tersebut juga akan menyebar ke berbagai penjuru. Pada akhirnya juga akan semakin ramai wisatawan atau seniman yang dating ke studio anda.

Sebesar apapun usaha yang di kembangkan jika tidak dikelola dengan tepat pasti akan mengalami kemunduran bahkan bisa sampai pada fase gulung tikar. Karena studio ini lebih cenderung kepada sebuah organisasi, pasti yang pertama-tama yang harus di lakukan dalam pengelolahan adalah membentuk struktural, visi dan misi, serta progres kedepannya. Adapun gambaran struktur dalam pengelolaan studio tersebut adalah sebagai berikut:

Ketua
Dalam suatu organisasi pasti terdapat seorang ketua (anda sendiri), dialah yang akan mengatur perjalanan organisasi kedepannya. Ketua juga yang akan menentukan hendak diarahkan kemana studio tersebut. Serta ketua juga yang dapat memutuskan terhadap perkembangannya.

Sekretaris
Juru tulis sangat di perlukan dalam sebuah organisasi, bahkan seorang sekretaris tidak hanya melayani dalam hal tulis menulis saja, misalnya mencatat surat-surat organisasi. Seketaris juga ditugaskan untuk mengamankan, membuat dokumen-dokumen penting usaha studio tersebut. Biasanya tugas lain seketaris adalah menyiapkan dokumen-dokumen yang di butuhkan oleh studio tari terserbut, seperti dokumen legalisasi dan sebagainya

Bendahara
Dalam sebuah organisasi pasti juga akan membutuhkan ahli dalam keuangan. Bendahara ini bertugas untuk mengatur perputaran uang yang masuk atau pun keluar dari perusahaan. Baik uang dari pengunjung ataupun uang yang di keluarkan oleh perusahaan dalam rangka pengembangan UKM. Disarankan bagi Anda sebagai ketua hendaklah memilih seseorang yang mempunyai rasa tanggung tinggi untuk menduduki posisi tersebut.

Humas
Untuk membumikan studio tari yang anda bangun, Anda membutuhkan seseroang yang ahli dalam perhumasan (komunikasi, dan relasi). Humas inilah yang akan mengabarkan kepada publik tentang keberadaan studio tari. Serta humas juga akan membangun relasi dengan berbagai instansi untuk mensukseskan UKM tersebut. Mungkin pihak humas juga akan memasang iklan sebagai media promosi.

Penasehat
untuk pengembangan studi agar lebih terarah pasti anda membutuhkan orang yang ahli dalam dunia tari sebagai penasehat UKM anda. Sangat di sarankan bagi Anda untuk memilih seseorang yang hendak dijadikan penasehat adalah dari golongan seniman. Karena seorang seniman yang professional akan lebih mengutamakan estetika dari pada pendapatan.

Staf PSDM (Pengembangan Sumber daya Manusia)

Usaha pembangunan studio haruslah mampu mengembangkan karir karyawannya ataupun para peserta yang datang untuk berkunjung ataupun latihan. Sehingga dalam pengelolaannya Anda juga harus menyiapkan seseorang yang ahli sebagai pembimbing. Barang kali disuatu hari ada pengunjung yang meminta seorang tenaga ahli (pelatih). Hal ini juga akan membentuk citra dari studio tari anda sebagai studio dengan fasilitas terlengkap karena setiap keluhan dari pengunjung selalu teratasi

Ketika semua elemen dalam pengelolahan terpenuhi langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah menjaga dan merawat studio dengan sebaik mungkin agar keindahan studio tersebut dapat bertahan lama dan akan membuat para pengunjung berkesan untuk mendatanginya lagi. Karena Dalam dunia tari yang pertama kali diutamakan adalah estetika, maka untuk kebersihan lingkungan harus lebih di perhatikan. Sebagian besar seorang pengunjung, akan merasa nyaman ketika berada di tempat yang bersih dan ramah lingkungan. Maka dari itu kebersihan lingkungan harus benar-benar terjaga.

Terakhir kalinya adalah evaluasi dari semua karyawan yang terlibat. Dengan adanya evaluasi tersebutlah segala kesalahan, kelalaian dalam mengelolah dapat di perbaiki dan tentunya studio tari yang Anda bangun akan lebih mentereng dan lebih bagus managemennya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *